Rabu, 10 Januari 2018

FUNGSI MORFEM IMBUHAN

Nama         : Hesti Ambarwati
Kelas          : PBSI 2016 A
NIM           : 166054
FUNGSI MORFEM IMBUHAN
Fungsi Morfem Imbuhan
Fungsi ialah kemampuan morfem untuk membentuk kelas kata tertentu. Dalam pembicaraan morfologi, istilah “fungsi” memang diartikan demikian; bukan “fungsi”di luar pengertian itu.
Dalam bahasa Indonesia, ada morfem-morfem yang mempunyai kemampuan untuk membentuk kelas kata terbaru. Hal tersebut ada semua cara dalam proses morfologis, baik afiksasi (pengimbuhan), reduplikasi (pengulangan), maupun pemajemukan (komposisi).
Morfem imbuhan dibagi menjadi 3 kelas kata terbaru :
1. Morfem Imbuhan sebagai pembentuk kata benda
    Morfem Imbuhan sebagai pembentuk kata benda ialah {peN-}, {per-}, {pe-}, {-an}, {-wan}, {ke-an}, {peN-an}, {per-an}, dan {-el-}
Morfem imbuhan       +
Bentuk dasar dan kelas katanya 
                                                      =
Kata hasil bentukan dan kelas katanya


peN-
Tulis
(kerja)
Penulis
(benda)
peN-
Besar
(sifat)
Pembesar
(benda)
per-
Tapa
(kerja)
Pertapa
(benda)
per-
Suruh
(sifat)
Persuruh 
(benda)
pe-
Lari
(kerja)
Pelari
(benda)
pe-
Timbang
(sifat)
Timbangan
(benda)
-an
Makan
(kerja)
Makanan
(benda)
-an
Pirsa
(sifat)
Pirsawan
(benda)
-wan
Olahraga
(kerja)
Olahragawan
(benda)
-wan
Bersih
(sifat)
Kebersihan
(benda)
ke-an
Panas
(sifat)
Kepanasan
(benda)
ke-an
Beri
(kerja)
Pemberian
(benda)
peN-an
Gali
(kerja)
Penggalian
(benda)
peN-an
Buat
(kerja)
Perbuatan
(benda)
per-an
Baik
(sifat)
Perbaikan
(benda)
-el-
Tujuk
(kerja)
Telunjuk
(benda)

Demikian juga imbuhan yang terdapat pada kata pekerja, pembalut, pelaksna, ilmuwan, keadilan, pemeriksaan, penyatuan, perselisihan.
2. Morfem imbuhan sebagai pembentuk kata kerja
Morfem imbuhan sebagai pembentuk kata kerja ialah {meN-}, {ber-}, {di-}, {ter-}, {meN-kan},{meN-i}, {di-kan}, {di-i}, {ter-kan}, dan {ke-an}

Morfem imbuhan       +
Bentuk dasar dan kelas katanya 
                                                      =
Kata hasil bentukan dan kelas katanya
meN-
Cangkul
(benda)
Mencangkul
(kerja)
meN-
Putih
(sifat)
Memutih
(kerja)
ber-i
Layar
(benda)
Berlayar
(kerja)
ber-i
Kuda
(benda)
Berkuda
(kerja)
di-
Paku
(benda)
Dipaku
(kerja)
di-
Sabun
(benda)
Disabun
(kerja)
ter-
Gunting
(benda)
Tergunting
(kerja)
ter-
Pahat
(benda)
Terpahat
(kerja)
meN-kan
Kecil
(sifat)
Mengecilkan
(kerja)
meN-kan
Tinggi
(sifat)
Meninggikan
(kerja)
di-kan
Resmi
(sifat)
Diresmikan
(kerja)
di-kan
Besar
(sifat)
Dibesarkan
(kerja)
meN-i
Sayang
(sifat)
Menyayangi
(kerja)
meN-i
Sampul
(benda)
Menyampuli
(kerja)
di-i
Marah
(sifat)
Dimarahi
(kerja)
di-i
Air
(benda)
Diairi
(kerja)
ter-i
Pagar
(benda)
Terpagari
(kerja)
ter-i
Ludah
(benda)
Terludahi
(kerja)
ter-kan
Sisih
(benda)
Tersisihkan
(kerja)
ter-kan
Kendali
(benda)
Terkendalikan
(kerja)
ke-an
Dingin
(sifat)
Kedinginan
(kerja)
ke-an
Panas
(sifat)
Kepanasan
(kerja)
ke-an
Lelah
(sifat)
Kelelahan
(kerja)

Demikian juga morfem imbuhan yang terdapat pada kata memeriksa, mengangkat, bergurau, dilipat, tertelan, melakukan, disia-siakan, membenahi dan sebagainya.
3. Morfem imbuhan sebagai pembentuk kata sifat
Selain membentuk kelas kata benda dan kelas kata kerja, juga ada yang mampu membentuk kelas kata sifat ialah {meN-}, {ber-}, {ter-}, {peN-}, {ke-an}, dan {-em-}.
Morfem imbuhan       +
Bentuk dasar dan kelas katanya 
                                                      =
Kata hasil bentukan dan kelas katanya
meN-
Babi buta
(benda)
Membabibuta
(sifat)
meN-
Kantuk
(kerja)
Mengantuk
(sifat)
ber-
Satu
(benda)
Bersatu
(sifat)
ber-
Wibawa
(benda)
Berwibawa
(sifat)
ter-
Ikat
(kerja)
Terikat
(sifat)
ter-
Selubung
(benda)
Terselubung
(sifat)
peN-
Takut
(sifat)
Penakut
(sifat)
peN-
Malu
(sifat)
Pemalu
(sifat)
ke-an
Girang
(sifat)
Kegirangan
(sifat)
-em-
Getar
(benda)
Gemetar
(sifat)

DAFTAR PUSTAKA :

Masnur.Muslich.2010. Tata Bentuk Bahasa Indonesia.Jakarta : PT Bumi Aksara 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar